Per 3 Mei 2023
Mitigasi risiko ini akan menjadi acuan bagi Pemodal yang akan berinvestasi di platform ICX yang dioperasikan oleh PT ICX BANGUN INDONESIA (selanjutnya disebut “ICX”) tentang beberapa risiko yang dapat terjadi saat berinvestasi di proyek yang diterbitkan oleh Penerbit pada platform ICX melalui penerbitan efek bersifat utang dan/atau saham.
Anda harus mempertimbangkan setiap keputusan investasi yang akan Anda lakukan. Anda harus memilih investasi yang cocok dan terbaik untuk Anda berdasarkan pengetahuan dan pengalaman Anda dalam bidang keuangan, bisnis, laporan keuangan, tujuan investasi, keuangan, dan kemampuan analisis risiko yang akan Anda ambil.
Beberapa risiko yang dapat terjadi saat Anda berinvestasi di platform ICX, tetapi tidak terbatas pada yang berikut ini:
Risiko adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dalam suatu usaha/bisnis. Beberapa risiko yang dapat terjadi di ICX yaitu usaha properti yang tidak atau belum dapat menghasilkan sesuatu keuntungan dari proyek, termasuk namun tidak terbatas pada belum dapat dihasilkannya suatu keuntungan dari penghasilan sewa, harga properti di bawah perkiraan, proyek milik perusahaan tidak berjalan sesuai rencana dikarenakan sebab-sebab tertentu termasuk keadaan memaksa dan/atau kinerja perusahaan di bawah perkiraan.
Untuk meminimalisir risiko ini, ICX hanya bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki track record yang baik menurut standar ICX, dan terkhusus untuk perusahaan yang bergerak di bidang properti, ICX hanya bekerja sama dengan perusahaan yang sudah memiliki penghasilan sewa atas properti (menghasilkan cashflow).
Setiap keputusan investasi yang diambil pemodal dapat mengakibatkan risiko kehilangan sebagian atau seluruh modal investasi, seperti namun tidak terbatas pada: penurunan kinerja perusahaan ataupun proyek, dan terkhusus untuk perusahaan yang bergerak pada bidang usaha properti terjadinya penurunan harga properti atau timbulnya biaya-biaya seperti pajak, perawatan, dan lain-lain selama properti tidak atau belum tersewa.
Untuk meminimalisir risiko ini, ICX melakukan seleksi terhadap perusahaann-perusahaan yang akan melakukan penawaran efek serta terhadap proyek-proyek yang akan menjadi dasar penerbitan efek tersebut. Selain itu khusus untuk penerbitan efek bersifat utang, dalam rangka meminimalisir kerugian, ICX akan betindak selaku kuasa dari pemodal untuk (i) memantau perkembangan pengelolaan proyek berdasarkan data dan/atau informasi yang diperoleh baik langsung maupun tidak langsung, (ii) mengawasi dan memantau pelaksanaan kewajiban perusahaan yang merupakan penerbit berdasarkan perjanjian mengenai penerbitan efek bersifat utang, (iii) mengawasi, melakukan inspeksi, dan mengadministrasikan jaminan bagi pembayaran kewajiban kepada para pemodal, jika terdapat jaminan bagi pembayaran kewajiban kepada pemodal, dan (iv) memantau pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan yang bertindak selaku penerbit kepada para pemodal, yang mana dalam hal ini setiap risiko atas investasi terhadap proyek terkait adalah tetap menjadi risiko dari para pemodal.
Khusus untuk penerbitan efek bersifat saham, pemodal mungkin tidak dapat dengan mudah menjual saham pada secondary market (pasar sekunder) untuk saham dari penerbit tertentu atau pemodal mungkin tidak dapat menemukan pembeli sebelum properti dijual kembali setelah pemungutan suara (dalam hal penerbit bergerak pada bidang usaha property). ICX akan memfasilitasi penjualan dan pembelian saham Pemodal setelah secondary market (pasar sekunder) diluncurkan. ICX juga akan menyediakan harga properti dari hasil appraisal sebagai patokan untuk transaksi jual-beli di secondary market (pasar sekunder) (khusus untuk penerbit yang bergerak pada bidang properti).
Untuk penerbitan efek bersifat utang yang tertunggak pembayarannya, pemodal akan sulit untuk mendapatkan kembali dana investasi yang telah diberikan atas penerbitan utang tersebut setelah lewatnya tanggal jatuh tempo. Apabila terdapat jaminan atas pembayaran utang tersebut yang dibuat berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, jaminan tersebut dapat dieksekusi dan hasil dari eksekusi jaminan tersebut dapat dibagikan kepada para pemodal yang memiliki piutang terhadap penerbit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Setiap pemodal berhak mendapatkan dividen atas kinerja operasional dari penerbit sesuai dengan jumlah kepemilikan saham. Dividen akan dibagikan sesuai dengan keuntungan penerbit kepada masing-masing pemodal sesuai dengan jumlah kepemilikan sahamnya. Tidak adanya pembagian dividen dapat terjadi karena kinerja penerbit sedang kurang baik.
ICX menyeleksi penerbit dengan track record yang baik sebagai upaya agar proses pembagian dividen selalu lancar dan tepat waktu. ICX juga akan terus berkomunikasi dengan penerbit untuk menyediakan laporan keuangan hasil audit yang transparan dan akuntabel.
Dilusi adalah penurunan persentase kepemilikan saham pemodal yang terjadi karena bertambahnya jumlah saham total, sedangkan pemodal yang bersangkutan tidak ikut membeli penerbitan saham baru tersebut. Efek dilusi bisa terjadi bila investor tidak menebus penerbitan saham baru dari aksi rights issue, atau private placement.
Jika penerbit merasa perlu untuk melakukan penerbitan saham baru maka ICX akan melakukan penawaran rights issue, yaitu menawarkan terlebih dahulu kepada pemodal saham tersebut sebelumnya supaya jumlah dan persentase kepemilikan saham tetap sama.
Sisa saham yang tidak diambil pemodal akan kemudian ditawarkan melalui crowdsale di platform ICX.
Setiap pemodal berhak mendapatkan pengembalian atas investasi dari penerbitan efek bersifat utang yang dilakukan oleh penerbit, berikut dengan setiap bunga dan biaya-biaya lainnya yang diperjanjikan. Hanya saja, terdapat risiko gagal bayar atas utang dari penerbit dikarenakan sebab-sebab yang dapat mengakibatkan pelaksanaan proyek tidak berjalan sesuai dengan rencana. Pemodal memahami bahwa hal tersebut dapat terjadi sewaktu-waktu, dan merupakan risiko dari pemodal saat melakukan investasi terhadap penerbitan efek bersifat utang.
Sistem elektronik dapat mengalami gangguan koneksi sewaktu-waktu, oleh sebab itu ICX menggunakan beberapa server, baik utama maupun backup untuk meminimalisir risiko gangguan sistem elektronik.